Kumpulan Puisi Guru Singkat, Guruku Tercinta

Kumpulan Puisi Guru Singkat, Guruku Tercinta

Puisi Guru - Guru merupakan orang yang sangat penting dalam hidup. Tidak hanya mengajari ilmu yang bersifat akademis, tapi juga memberi pendidikan moral. Ada banyak cara untuk mengungkapkan terima kasih, misalnya dengan memberi hadiah atau puisi. Jika kamu ingin memberi puisi, berikut contoh puisi tentang guru, simak sampai habis, ya!
Untuk itu, ucapkan terima kasih pada para pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mendidikmu. Beri mereka hadiah perpisahan meski hanya sekadar puisi. Simak terus artikel contoh puisi tentang guru ini, mungkin bisa menjadi inspirasi.

sebelum kita lanjut ke bawah saya ingin memberikan sedikit info mungkin ada beberapa dari kalian yang ingin berbagi puisi,pantun,dan cerpen kalian bisa kirim ke alamat email dibawah ini
email: hadiongolxyz@gmail.com
sertakan juga tentang apa isi dari puisi dan pantun yaang kamu kirim
Terima Kasih

Kumpulan Puisi Guru Singkat, Guruku Tercinta: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


puisi guru


Pahlawanku yang Terbaik

Sinaran sang mentari
Tanda tuk memulai hari-harimu
Tak ada kata lelah dari dirimu
Kata semangat yang kau ingatkan kepadaku
Guruku
Jasa-jasamu yang aku ingat
saat aku berputus asa
Perjuangan besarmu yang aku kagumi
Kesabaranmu yang menjadi ciri khas mu
Ohh guruku
Senyum semangatmu
Amarahmu
Kesabaranmu
Yang menjadi tanda kedatanganmu
Ilmumu
Yang telah kau berikan kepada semua anak didikmu
Semoga akan bermanfaat untuk semua orang
Terima kasih guruku
Jasamu akan kukenang selamanya...>>>



Pena sang guru

Pena guruku
Tak pernah bosan menari-nari di diriku
Menuliskan banyak warna di jiwaku
Coretan lembut, hangat menyentuh kalbuku
Pena guruku hebat
Karena penanya aku tak telat
Tugas-tugasku tak lambat
Walau panas matahari menyengat hingga hujan lebat
Pena guruku sangat mengagumkan
Aku pun terbuai angan
Dunia akan kuguncangkan
Menuju sebuah pencapaian
Kuingin penaku seperti miliknya
Menggoreskan, melukiskan dan mewarnai anak bangsa
Hasil penamu kan kujunjung penuh makna
Kaulah Sang penaku yang berjuang sepenuh jiwa...>>>



Guru adalah Kunci

Guru adalah kunci
Yang membuka wawasan
Kau yang menjadi petunjuk untuk membentuk cara pikir
Kau adalah satu-satunya
Kau bak penggembala
Yang menjaga domba-domba tetap di jalurnya
Kau, guru, membalik halaman
Dari sebuah buku besar
Kau mendidik kami
Terima kasih guruku,
Telah mendidik kami
Dari sekumpulan manusia, engkau istimewa...>>>



Guru dalam sandera

Guru…
sosok insan yang begitu mulia
ia rela menghabiskan waktunya demi anak bangsa
tak mengenal lelah,
hanya semangat, asa dan doa yang keluar dari bibirnya
demi mencerdaskan anak bangsa
kini ia telah disandera
disandera akan beribu administrasi
ia jarang bercengkerama dengan siswa-siswanya
ia hanyut bahkan tenggelam akan administrasi
demi kesejahteraan yang ingin diraihnya
kini ia telah disandera disandera akan berbagai aturan
hingga ia segan untuk mendidik anak bangsa
ia terbelenggu…
tak hanya itu, rayuan dilema merasuk dirinya
ketika nurani berbisik untuk mendidik dengan ikhlas
hati kecilnya pun berkata
“tak takutkah engkau dengan jeruji besi?”
oooh guru…
sampai kapankah engkau akan tetap disandera?



Kau Suruh Aku

Kau suruh kudengar hatiku
Namun hatiku tak bersuara
Kau suruh kumenunggu
Namun kutak sabar
Kau suruh kumembaca
Tapi tak ada apa-apa
Kau suruh kuberhati-hati
Memangnya aku gegabah?
Kau menyuruhku jangan menangis
Memang aku harus gembira setiap saat?
Kau menyuruhku untuk menjadi pemaaf
Kau kira itu gampang?
Kau beri tahu aku banyak hal
Tapi saat itu aku tak paham
Kini aku sudah tumbuh, tapi kau tak ada lagi
Dan aku berharap kau masih menyuruh-nyuruh aku...>>>



Sang pengabdi

Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
Berpacu waktu demi waktu
Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
Tak hirau dingin memagut
Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
Menari-nari di pelupuk mata menunggu
Untaian kata demi kata terucap seribu makna
Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Menyaksikan tingkah polah sang penerus
Canda tawa penghangat suasana
Hening sepi berkutat dengan soal
Lengking suara kala adu argumen
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Entah berapa tinta tergores di papan putih
Entah berapa lisan terucap sarat makna
Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
Entah berapa ajaran budi kau tanamkan
Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
Berserah diri mengharap kasih Ilahi
Ilmu kau beri harap kan berarti
Satu persatu sang penerus silih berganti
Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
Kau tetap di sini setia mengabdi
Sampai masa kan berakhir nanti...>>>



Guruku

Kau adalah sumber ilmu ku ..
Kaulah pembimbingku ..
Kaulah yang mendidikku
Dengan sabar dan tulus ..
Guruku ..
Sungguh besar jasamu ..
Kau yang tak pernah bosan
Dalam mengajar dan membimbingku ..
Engkau pahlawan tanpa tanda jasa ..
Guruku ..
Terima kasih ..
Atas segala jasa-jasa
Dan engkau pahlawanku ...>>>


Kumpulan puisi pendek terbaru tahun ini10 Puisi untuk hari ibuKumpulan Puisi Guru Singkat, Guruku TercintaKumpulan Contoh Puisi Cinta Romantis untuk Kekasih TercintaPuisi Ibu Sedih dan Mengharukan Menyentuh Hati Untuk Bunda10 Puisi untuk ayah tercinta paling mengharukan30 Puisi cinta romantis terbaik sepanjang masaKumpulan Puisi ayah untuk mengungkapkan rasa cinta kita16 Puisi Ibu paling menyentuh hati

0 Response to "Kumpulan Puisi Guru Singkat, Guruku Tercinta"

Post a comment